perancangan basis data DBMS

perancangan basis data DBMS sgenk.blogspot.com, catatan saya kali ini tentang perancangan basis data DBMS,semoga sedikit memberikan manfaat buat pembaca

Judul artikel : perancangan basis data DBMS
Link artikel : perancangan basis data DBMS

lihat juga


perancangan basis data DBMS

DBMS (Database Management Systems)
DBMS adalah perangkat lunak yang menangani semua
pengaksesan database yang mempunyai fasilitas
membuat, mengakses, memanipulasi dan memelihara
basis data

BAHASA dalam DBMS
A. Data Definision Language (DDL)
Hasil kompilasi dari perintah DDL adalah satu set dari
table yang disimpan dalam file khusus disebut data
dictionary/directory.


B. Data Manipulation Language (DML)
Bahasa yang memperbolehkan pemakai untuk akses
atau memanipulasi data sebagai yang telah
diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang
tepat

Secara dasar ada dua tipe DML :
1. Prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk
menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan
bagaimana untuk mendapatkannya contoh dbase
III, foxbase
2. Non prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk
menspesikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa
menspesifikasikan bagaimana untuk
mendapatkannya. Contoh SQL, QBE.


FUNGSI DBMS
1. Data Definition, DBMS harus dapat mengolah
pendefinisian data
2. Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani
permintaan dari pemakai untuk mengakses data
3. Data Security & Integrity, DBMS harus dapat
memeriksa security dan integrity data yang
didefinisikan oleh DBA


KOMPONEN DBMS
1. Query Prosesor, komponen yang mengubah
bentuk query kedalam instruksi kedalam
database manager
2. Database Manager, menerima query &
menguji eksternal & konceptual untuk
menentukan apakah record รป record tersebut
dibutuhkan untuk memenuhi permintaan
kemudian database manager memanggil file
manager untuk menyelesaikan permintaan
3. File manager, memanipulasi penyimpanan file
dan mengatur alokasi ruang penyimpanan
disk
4. DML Prosessor, modul yang mengubah perintah DML
yang ditempelkan kedalam program aplikasi dalam
bentuk fungsi-fungsi
5. DDL compiler, merubah statement DDL menjadi
kumpulan table atau file yang berisi data dictionary /
meta data
6. Dictionary manajer, mengatur akses dan memelihara
data dictionary


PERBEDAAN TRADITIONAL FILE MANAGEMENT
(FMS) DENGAN DATABASE MANAGEMENTSISTEM
(DBMS)
TRADITIONAL FILE MANAGEMENT
1. Bersifat program oriented
2. Bersifat kaku
3. Terjadi kerangkapan data dan tidak terjaminnya
keselarasan data ( data inkonsistensi)
DATABASE FILE MANAGEMENT (DBMS)
1. Bersifat data oriented
2. Bersifat luwes/fleksible
3. Kerangkapan data serta keselarasan data dapat
terkontrol
Keterangan :
Program oriented " Susunan data di dalam file , distribusi
data pada peralatan strorage, dan organisasi filenya
dipilih sedemikian rupa, sehingga program aplikasi dapat
menggunakan secara optimal "
Data oriented " Susunan data, organisasi file pada database
dapat dirubah, begitu pula strategi aksesnya tanpa
mengganggu program aplikasi yang sudah ada ".


ARSITEKTUR SISTEM DATABASE
Terbagi menjadi 3 tingkatan :
1. Internal level yaitu menerangkan struktur penyimpanan
basisdata secara fisik dan organisasi file yang
digunakan "
2. konseptual level yang menerangkan secara
menyeluruh dari basisdata dengan menyembunyikan
penyimpanan data secara fisik "
3. Ekternal level yang menerangkan View basisdata dari
sekelompok pemakai


DATA INDEPENDENCE
Merupakan salah satu kelebihan sistem database
dimana DBA dapat merubah struktur storage & stategi
akses dalam pengembangan sistem database tanpa
mengganggu program-program aplikasi yang sudah
ada.

TINGKAT DATA INDEPENDENCE
1. Physical data independence yaitu perubahan internal
schema dapat dilakukan tanpa menggangu conceptual
schema
2. Logical data independence yaitu conceptual schema
dapat dirubah tanpa mempengaruhi ekternal schema
ALASAN PERLUNYA PRINSIP DATA
INDEPENDENCE DITERAPKAN PADA
PENGELOLAAN SISTEM DATABASE
1. Database Administrator dapat merubah isi, lokasi dan
organisasi database tanpa mengganggu program
aplikasi yang ada
2. Vendor hardware & software pengelolaan data bisa
memperkenalkan produk - produk baru tanpa
mengganggu program - program aplikasi yang telah ada
3. Untuk memudahkan perkembangan program aplikasi
4. Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA
demi security dan integritas data, dengan
memperhatikan perubahan - perubahan kebutuhan user.


Demikian catatan saya tentang perancangan basis data DBMS

Catatan perancangan basis data DBMS, semoga dapat memberikan manfaat.

Anda sedang membaca catatan perancangan basis data DBMS dan catatan ini url permalinknya adalah http://sgenk.blogspot.com/2010/11/perancangan-basis-data-dbms.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.